Buku ini diawali dengan niat untuk menciptakan ruang bagi para korban/penyintas, anggota keluarga, serta masyarakat untuk menyuarakan ketidakadilan dan penindasan yang dialami oleh PMI dan PRT melalui puisi.
Jumlah puisi yang terkumpul adalah 238 puisi. Setelah melalui proses seleksi, 50 puisi terpilih dan dipublikasikan melalui buku antologi ini.
